cara menaikkan domain authority

Langkah Panjang Melejitkan DA

Saya adalah blogger nube yang belum satu tahun mengelola blog ini. Meskipun sudah memiliki pengalaman menulis di media sebagai content writer, tetap saja tertatih mengisi blog sendiri. Masalahnya sekarang mulai harus memikirkan artikel yang sesuai niche, dan berkesinambungan (paling tidak berkaitan) dengan artikel-artikel sebelumnya.

Belum lagi, sering kali patah hati karena tiap ada tawaran job harus gigit jari, dan mundur teratur. Iya, lah biasanya pekerjaan penulisan seperti content placement  menyaratkan blog harus memiliki DA diatas 10. Huhuhu… padahal blog unyu ini sudah beberapa bulan hanya nangkring di posisi 3.

Makanya, waktu ada tawaran kelas Menaikkan DA dalam 30 hari, dengan sepenuh hati saya mengisi formilir pendaftaran. Yes, saya bertekad belajar cara menaikkan domain authority pada suhunya.

Kolaborasi Duo Coach Kocak

Di kelas ini, saya bersama 30 peserta lainnya, belajar bagaimana memperbaiki blog kami dan mengupayakan domain authority merangkak naik dengan pasti. Di awal pertemuan, cukup kaget, karena beberapa formilir yang harus diisi (selain tentang data blog) adalah komitmen peserta untuk mengikuti kelas dengan sunggung-sungguh.





Adalah mas Punto dan mas Irwin, duo coach yang cukup kocak sekaligus sedikit galak (lebih tepatnya tegas). Paduan pas banget, seperti gabungan hangatnya kopi dan manisnya latte, rasanya mantap. Jujur saya suka gaya mereka berdua mengajar. Cukup gercep untuk pertanyaan krusial, tapi suka cuek dengan pertanyaan receh yang berulang karena kurang panjatan (maklum, lah, chat di group selalu ramai jadi perlu hati-hati dan teliti membaca).

Cara Menaikkan Domain Authority_peserta

Kondisi awal peserta pada saat kelas akan dimulai

Gebrakan Pertama dari Cara Menaikkan Domain Authority

Ibarat periksa ke dokter, kita pasti perlu melaporkan keluhan, menceritakan keadaan yang dialami lalu mengikuti pemeriksaan awal seperti cek tekanan darah dan detak jantung. Nah, yang pertama kali dilakukan ketika ingin memperbaiki Domain Authority adalah mengetahui terlebih dulu performa blog kita. Pengecekan awal dilakukan seoptimezer, dimana kita dapat gambaran nilai blog secara umum tapi sedikit terperinci.

Peserta juga diingatkan kembali untuk mendaftar atau menautkan blognya pada Google Search Console (GSC) dan Google Analytic (GA) guna mengetahui penampilan blog di mata google. Untuk dua hal ini dibahas juga di kelas tentang bagaimana membaca, mengoptimalkan dan memanfaatkan data GSC dan GA untuk memperbaiki blog.

Pengecekan awal dengan seoptimizer menunjukkan blog saya yang perlu banyak pembenahan. Secara keseluruhan, audit result untuk sitaturrohmah.com mendapat nilai B dengan catatan “Number of recommended improvements :14”. Lebih terperinci, Nilai SEO B-, Usability A, Performance D-, Sosial B, dan Security A. Saya pun mulai fokus mencari kesalahan yang ada pada faktor yang nilainya jelek.

seoptimizer result

tangkapan layar results blog performa menurut seoptimizer.com

 

Secara terperinci juga disebutkan apa saja yang harus dibenahi, seperti missing meta description, meta tag, keyword consistency, image alt attributes, dan yang jadi PR serius adalah page speed yang warnanya orange dan kuning. Itu artinya untuk membuka blog saya membutuhkan waktu paling cepat sekitar 9 detik. Padahal blog lain ada yang bisa terbuka blognya kurang dari 2 detik. Hal inilah yang membuat bounce rate saya cukup tinggi. Adudu…

Baca juga : Memanfaatkan Google Classroom untuk Belajar

Saatnya Memperbaiki Performa Blog dengan Cara Menaikkan Domain Authority

30 hari ke depan, naik DA atau turunnya Spam score tergantung kalian. Kami hanya memberikan arahan jalan, mau dilalui atau tidak, kami kembalikan pada Anda”.  Wadaw, sapa pagi mas Irwin di hari pertama yang terasa menggema buat saya, seolah memaksa mengikuti dengan seksama kelas ini. Kalau tidak namanya sia-sia, karena 30 orang ini dipilih dari banyak peminat yang mendaftar. Jadi meskipun ini bukan kelas berbayar, tetapi tetap kami ditutut keseriusan mengikuti arahan.

Saya rasa teman-teman sudah tahu bahwa untuk membuat posisi domain authority blog tingi perlu memerhatikan dua aspek, yaitu optimasi on page dan off page. Dua hal ini saja yang akan dilakukan oleh peserta selama satu bulan. Tapi jangan dikira dua hal ini adalah urusan sederhana, buat saya ini rumit, njilmet dan perlu ketelitian serta kesabaran tinggi.

Dan benar, dua kunci inilah yang membuat saya kalang kabut selama hampir sebulan. Saya sering merasa sedikit tertekan sekaligus semangat dalam membuktikan bahwa domain authority akan menanjak setelah mengikuti kelas ini.

Cara Menaikkan Domain Authority_on page

Optomasi On Page oleh Coach Irwin

Mas Irwin, atau sebagian dari kami memanggil coach, menjadi guru kami di awal sesi. Sementara Mas Punto a.k.a mas Pe-we, setia mendampingi dan ikut menjawab bertubi pertanyaan dari kami. Perjuangan menemukan cara menaikkan Domain Authority dimulai dengan melakukan SEO audit dengan Moz Pro. Jika kemarin blog diaudit dengan seoptomizer, itu hanya sebagai perbandingan dan gambaran awal. Bagaimanapun ranking domain authority dikeluarkan oleh Moz, oleh karena itu, perbaikan juga akan berdasarkan audit oleh Moz.

Kalau biasanya Moz yang diakses hanya berisi informasi singkat tetang domain authority, page authority dan spam score, kali ini ((murid)) Kelas 30 Hari DA Naik G1 dibekali akun Moz Pro. Sebenarnya akun ini berbayar, tapi khusus untuk kami ber-30, disiapkan tiga akun yang masing-masing bisa digunakan oleh 10 orang selama satu bulan. Dengan akun Moz Pro audit blog lebih mendalam, ibaratnya kita bisa berbaiki blog dari akar-akarnya. Matur nuwun, mas Irwin!

Cara Menaikkan Domain Authority_moz pro

Contoh tampilan performa salah satu blog menurut audit Moz Pro

Langkah Audit dengan Moz Pro

Setelah log in dengan email dan password yang sudah disediakan dan masuk ke beranda Moz, klik bagian kanan atas pada tulisan Moz Pro. Setelah itu cari “campaign” dan klik new campaign. Langkah selanjutnya adalah mengisi atau memasukkan url blog, lalu beberapa kali klik next untuk menuju ke halaman berikutnya dan sampailah pada dashboard Moz Pro.

Ringkasan hasil audit ada pada kolom Insight. Dan, terpampanglah “dalaman” blog yang acak adul dan butuh banyak sekali perbaikan. Lalu masuk lagi pada critical issue yang minta perhatian segera. Dari hasil penilaian awal ini, pada blog saya terdapat beberapa PR besar url too long (45), tittle too long (22), no meta index, no meta tag, dan no alt taxt image yang jumlahnya saya tidak ingat karena saking banyaknya. Ya, kira-kira seperti lapisan wafer yang katanya ratusan lebih itu.

Shock kayaknya, sampai bingung memperbaiki dari mana, peserta langsung memberondong duo coach dengan pertanyaan seragam : bagaimana dan dari mana memperbaikinya. Ditengah ketegangan karena melihat kenyatan, mas Erwin nyeletuk “Jangan banyak-banyak mbak, nanti gumoh”. Spontan kami ngakak bersama ditengah derita.
Kalimat selanjutnya membuat semangat kembali menyala .

Mas Irwin minta kami sedikit demi sedkit memperbaiki, mulai yang mudah. Karena tidak ada yang instan, perlu kerja keras dan niat kuat. “Jika blog dipelajari sungguh-sungguh, pasti ada hasilnya, kok” katanya menguatkan kami untuk tetap semangat mencari cara menaikkan domain authority.

Well, saya pun mengikuti sarannya. Mulai membetulkan kesalahan yang saya bisa. Tentang pembetulan kesalahan ini, coach Irwin membekali dua langkah wajib yang harus dilakukan. Yang pertama persiapan sebelum menulis dan panduan ketika menulis. Untuk memperbaiki artikel lama yang akan dioptimasi kita harus melakukan riset kata kunci atau keyword research, supaya keyword yang kita bidik tepat sasaran nangkring di page one. Sedangkan perbaikan ketika membuat artikel adalah dengan memerhatikan kaidah tulisan yang disukai oleh mesin pencari.
Yuk, sekarang kita kupas langkahnya satu persatu

Baca juga : Kemudahan Penggunaan Aplikasi Zoom untuk Kelas Daring

Cara Menaikkan Domain Authority (on page)

1. Cek performa blog dengan Moz Pro

Pada bagian insight akan ditunjukan performa blog kita secara keseluruhan di mata google dengan angka search visibility rank atau kemungkinan munculnya blog kita pada pencarian. Awal Mei lalu, nilai visibility sitaturrohmah.com baru 0.09% dari nilai 10 yang disarankan. Ini hanya permulaan, karena bagian bawah terdapat informasi tentang pages crawler, new issue dan total issue. Dari sini kita akan tahu berapa banyak halaman blog yang sudah diteliti oleh Moz. New issue adalah kolom berisi masalah baru yang ditemukan. Total issue tentu saja keseluruhan kesalahan yang ada pada blog menurut kacamata Moz.

2. Cermati tiap kesalahan yang ditunjukkan Moz Pro

Setelah mengetahui titik kesalahan blog, maka kita bisa langsung menuju sumber kesalahan. Sebagai contoh, blog ini terlalu banyak url dengan jumlah karakter hampir 100, beberapa judul juga lebih dari 60 karakter. Sungguh tidak nyaman untuk dibaca oleh manusia, mesin pencari pun juga kebingungan membedakan judul dengan paragraf, haha.

3. Fokus memperbaiki kesalahan yang ada.

Ini juga penting untuk diingat, karena biasanya saat memperbaiki satu masalah kita malah menemukan masalah lain. Sebaiknya fokuslah pada masalah awal yang harus diperbaiki. Siapa tahu nanti masalah yang lain ikut tertata rapi.

4. Perbaiki artikel berdasarkan keyword yang dipilih

Nah, ini langkah penting yang perlu teman-teman catat, jika ingin artikelnya sering terbaca ketika seseorang mengetik kata kunci. Untuk menentukan kata kunci dari artikel yang akan kita tulis, bisa dilakukan riset kata kunci dulu.

  • Cara riset keyword

    Banyak cara untuk menemukan keyword yang tepat, salah satunya yang gratisan adalah https://neilpatel.com/ubersuggest/. Meskipun gratis, tetapi jumlah keyword yang kita riset dibatasi. Solusinya adalah menyiapkan beberapa email untuk log in. Setelah mendapatkan jumlah volume search atau banyaknya orang yang menulis kata kunci tersebut di mesin pencari, kita bandingkan dengan berapa banyak artikel yang sudah ada.

  • Mengecek kompetitor

    Untuk mengetahui berapa banyak artikel yang sudah ditulis yang akan menjadi saingan kita, adalah dengan mengetik allintitle:keyword. Contohnya “allintitte:sayur online”. Dari situ akan muncul berapa banyak artikel yang sudah ditulis.

  • Menghitung indeks efektifitas kata kuci.

Tahapan mengetahui prosentase indeks ini, kita bisa mencari dengan menghitung SV * SV lalu membaginya          dengan jumlah artikel yang sudah ada. Keyword memiliki peluang bagus jika prosentase indeksnya diatas 1.

Baca juga : Lebaran di Rumah Aja dengan Aplikasi Terkini 

5. Memperbaiki postingan dengan menggunakan kaidah SEO yang benar.

Ini adalah salah satu cara memperbaiki domain authority yang nggak kalah seru dan menantang.  Untuk membuat artikel yang kita tulis banyak muncul ketika seseorang googling, ada beberapa hal yang harus diperhatikan :

  •  Jumlah karakter pada judul, tidak boleh lebih dari 55
  • Panjang url artikel, sebaiknya maksimal 75
  • Jumlah minimal kata tiap artikel tidak kurang dari 600
  • Penamaan media (foto atau info grafis) yang sesuai dengan keyword, berikut alt text-nya. Nama yang sesuai pada image akan memudahakan artikel muncul pada pencarian.
  • Penggunaan padanan kata dari keyword yang kita pilih, untuk disebar pada artikel, jadi tidak ada pengulangan kata yang terlalu banyak (yang tidak disukai google)
  • Jumlah internal dan eksternal link perlu juga dipertimbangkan. Pasang eksternal maksimal dua link. Kalau link internal, perhatikan korelasi dengan artikel yang ditulis. Sebaiknya memang berkaitan dan berkesinambungan. Ini akan memanjakan pembaca yang mendapat informasi lengkap dari blog kita. Ujung-ujungnya mereka akan betah berama-lama dan bounce rate bisa rendah.
  • Tambahkan pula link ke kategori artikel yang sesuai. Contohnya https://www.sitaturrohmah.com/category/opini. Tujuannya sama, supaya mudah mejeng saat dibutuhkan.
Baca juga : Tips dan Trik Menulis Review Acara

6. Mendaftarkan ke Google Search Console (GSC), supaya url artikel terdata di google.

Jika yang kita tulis adalah artikel baru, maka tinggal masukkan url pada inspeksi url (GSC), dan minta pengindeksan.

Sedangkan kalau ada perubahan dari artikel lama, maka url lama harus dihapus. Caranya dengan memasukkan url lama ke kolom penghapusan GSC. Setelah itu url yang baru dimasukkan pada inspeksi url.

Jangan lupa juga untuk melalukan prosese redirection dari url lama ke url baru, supaya url yang telah tersebar tidak menjadi broken link. Untuk tahapan ini, bagi pengguna wordpress cukup memasang plug in redirection, sedangkan pada blogspot perlu beberapa step.

7. Share link ke media sosial yang kita miliki untuk menambah social signal ke artikel kita.

Makin banyak kita share maka peluang mendapat pembaca juga makin besar. Jangan lupa untuk berhati-hati, supaya url tidak diblokir atau dibatasi.
Selesai di sini? Belum! Kita tetap harus mengikuti perkembangan blog dengan mengecek ulang Moz Pro, GSC dan GA. Biasanya perbaikan di satu sisi akan menimbulkan masalah lain yang perlu revisi juga. Karena tiap bagian dalam blog saling terkait.



Nah, itu dia 7 langkah optimasi on page yang bikin saya pusing 7 keliling juga. Bagimana tidak, setelah dicek di moz Pro, ada lagi masalah lain yang timbul dan berada pada critical issue. Artinya harus segera ada perbaikan, jika ingin audit blog hasilnya baik.

Cara Menaikkan Domain Authority_off page

Cara Menaikkan Domain Authority dengan Optimasi Off Page oleh Coach Punto

Kalau malam-malam sebelumnya kami belajar seluk beluk internal blog dan bagaimana memolesnya, kelas berlanjut dengan materi crunchy tentang cara meningkatkan domain authority by off page optimizer.
Off page, adalah langkah optimasi yang dilakukan di luar konten atau daleman blog. Jadi merupakan kebalikan dari optimasi on page, yang dioprek adalah faktor-faktor eksternal.

Menurut mas Punto, ada macam-macam off page, diantaranya adalah:

  • Share di media social
    Cara ini sudah jamak dilakukan oleh blogger untuk share link ke medsos yang dimiiliki. Cara ini cukup ampuh untuk mendatangkan page view.
  • Google my business
    Layanan list bisnis untuk menguatkan dan meningkatkan kualitas off page blog kita.
  • Listing bisnis terarah
    Caranya dengan mendaftarkan blog kita pada situs-situs berkualitas seperti www.tripadvisor.co.id, www.zamato.com/addrestaurant, dan lain-lain
  • Brand mention di media online
    Teman-teman yang pernah mendapat job dari perusahaan untuk menulis tentang mereka di blog kita, adalah salah satu contoh usaha optimasi off page. Kalau mau bisa juga kok bikin campaign sendiri, hehe (blog sultan). Atau bisa juga dengan melakukan arisan backlink antar teman. Yang seperti ini rasanya sudah jamak juga dilakukan.
  • Review atau testimoni
    Cara ini adalah memancing seseorang untuk mereview brand pada forum-forum online seperti google local my business atau google local guide.
  • Link Building
    Bagian terakhir ini yang jadi materi super kece dari mas Punto. Dan link building inilah yang kemudan kami lakukan pada hari-hari berikutnya.

Link Building yang Super Penting Sebagai Salah Satu Cara Meningkatkan Domain Authority

Sudah bukan rahasia lagi bahwa kualitas sebuah link diukur dari domain authority (DA) dan page authority (PA). Itulah mengapa kualitas setiap link menjadi berbeda, bahkan beberapa halaman dari blog yang sama.
Yang saya salut adalah bahwa optimasi mendongkrak Domain Authority dengan link building ini dilakukan mas Punto secara otodidak. Melalui jalan panjang terjal dan berliku, intinya kalau nggak niat bakal terasa berat deh.

Pengecekan kualitas link building kita bisa dilakukan di Moz Pro. Pada bagian Link Exploler ditunjukkan link yang terkait atau terhubug dengan blog kita, dengan status dofollow. Semakin bagus kualitas domain yang berada pada daftar dofollow, maka akan makin menambah poin blog kita, dan ini akan memengaruhi tingginya Domain Authority.

Baca juga : Ini yang Saya Lakukan Saat Rehat dari Nge-blog

Kreatifitas Menanam Link

Mas Punto membagikan satu daftar panjang dengan sub judul Tier 1, Tier 2, Tier 3 dan seterusnya. Peserta diminta mendaftar dan memasang url blog di website tersebut. Sebenarnya cara menanam link tidak hanya bisa dilakukan dengan mengisi kolom url pada profil, tetapi ada banyak cara lainnya. Bisa dengan mengirim artikel atau jurnal pada website tersebut, yang tentu saja memuat url blog.

Yang menjadi catatan adalah saran mas Punto untuk tidak menembak banyak website dengan satu url (blog kita) saja. Tetapi akan lebih bagus jika dilakukan secara berjenjang atau sambung menyambung.
Maksudnya, link blog kita tanam pada profil kita di website yang ada di Tier 1.

Cara Menaikkan Domain Authority_tier

coretan tangan ini mungkin lebih mudah dipahami bagaimana skema link building

 

Selanjutnya untuk mendaftar pada website di Tier 2 kita gunakan akun kita dari Tier 1. Begitu pula jika mendaftar pada website di Tier 3, yang kita pakai (daftarkan) adalah akun kita di Tier 2. Demikian seterusnya sehingga jika digambar akan seperti kumpulan anak panah yang mengarah pada satu arah yaitu blog kita.

Apresiasi Saya pada Kelas 30 Hari DA Naik G1

Sebulan mengikuti kelas ini saya merasa naik kelas jauh sekali. Jujur selama ini hanya mengenal sedikit tentang Moz, GSC, GA, Neil Patel, dan lain-lain tanpa mengerti bagaimana memanfaatkannya secara maksimal. Saya juga baru paham bagaimana teknik penautan berjenjang pada link building. Bahkan, tentang pentingnya LSI atau teknik menggunakan padanan kata yang sering saya abaikan.

Apa yang saya dapat dari kelas ini memang luar biasa, dari DA yang stag lama di angka 2 lalu naik ke 3 karena usia, tiba-tiba melesat di angka 7. Buat saya ini so amazing! Posisi itu bahkan sebelum saya menanam banyak link di web-web berkualitas hasil trial and error mas Punto.

Cara Menaikkan Domain Authority_history

history naiknya domain authority blog ini

Dengan berbagai polesan seperti yang dianjurkan mas Irwin, salah satu artikel saya masih setia di halaman 1 untuk keyword belanja sayur online Solo. Jika tanpa nama kota maka artikel saya tersebut berada di halaman 3 hasil pencarian google. Sementara visibility blog saya naik signifikan. Jika sebelumnya hanya 0.09 %, akhir Mei sudah ada di angka 0,37%. Lumayan banget, kan?

Meskipun sudah lumayan, lamgkah saya belum berhenti untuk membuat domain authority meningkat. Target saya masih sama dengan target awal kelas, yaitu di posisi 15. Iya, sih masih jauh kalau dari 7 ke 15. Tetapi insya Allah dengan menerapkan ilmu yang saya dapat di kelas ini dalam beberapa bulan ke depan saya sudah bisa dengan bangga mengisi kolom isian DA pada formulir job dengan angka 15. Bismillah, doain terwujud ya, teman-teman.

Cara Menaikkan Domain Authority_list

Ini list pencapaian peserta 30 Hari DA Naik G1

 

Jadi, big thanks untuk mas Irwin dan mas Punto, jazakumullah khairan katsiran untuk ilmu yang sangat bermanfaat ini. Semoga Allah berkenan menerima sebagai amal jariyah yang tidak akan pernah putus selama ilmu tersebut dipakai dan diajarkan. Untuk teman-teman seperjuangan yang selalu semangat bahkan pada saat kebanyakan orang beristirahat, salut dan bangga bisa satu tim dengan kalian. Saling menyemangati dan saling bantu untuk keberhasilan bersama.

Izin menyelipkan sedikit kritik diantara tebaran puja puji untuk kelas ini. Meskipun ini kelas kakap, sayangnya tidak semua peserta cukup memiliki waktu untuk menangkap (peluang yang ada). Jadi sayang sekali kalau sampai melewatkan “sebulan mendebarkan” ini. Oh, ya karena DA awal peserta tidak sama, mungkin juga menjadi penyebab perbedaan tingkat pemahaman per-blog-an para peserta. Jadi ada yang laju ada pula yang jalan lambat (seperti saya :)). Kritik saya, untuk kelas dengan materi padat seperti ini waktu satu bulan rasanya kurang. Karena bukankah Moz perlu meneliti lagi setelah kita perbaiki sampai dia melaporkan domain authority kita. Jadi pengen extend for 3 month, lah. Hihihi.