Apa kabar Emak Pintar? Masak apa hari ini, Mak? Jangan lupa menu sehatnya, ya! Mak pasti setuju, bahwa zaman melesat maju. Hari demi hari selalu tercipta hal baru. Emak Pintar tidak mau kan, jadi kuper, ketinggalan berita, cuma bengong kalo mak-mak lain pada mengobrol waktu menunggu jam pulang anak-anak?
Untuk kuliah lagi, atau ikut kursus sesuai hobi rasanya sudah tidak mungkin lagi. Waktu berharga emak sudah padat terisi. Mulai dari urusan anak-anak, sekolah, pekerjaan rumah, sampai pekerjaan kantor dan lain-lain. Nah mak, karena zaman sudah berkembang sedemikian cepat bahkan melesat, sekarang ini segala hal bisa dilakukan secara online. Beli baju, keperluan rumah tangga, ojek, bahkan training atau kursus pun tersedia lewat online.
Saya punya 7 alasan mengapa training online jadi pilihan yang tepat untuk Emak Pintar meningkatkan pengetahuan, menambah ilmu tapi mager alias malas gerak.

1. Praktis


Belajar lewat kelas online bisa dilakukan dari mana saja, asal ada gawai berikut jaringan internetnya. Media sosial yang dipakai juga beragam. Bisa di Whatsapp Group, Facebook, Channel Telegram, dan lain-lain yang sudah sangat awam dipakai untuk saling berinteraksi.

2. Waktu yang Fleksibel


Emak bisa memilih waktu training yang sesuai dengan waktu senggang. Biasanya, training diselenggarakan malam hari. Jika pada saat itu tengah sibuk mendampingi anak-anak belajar, Emak bisa membaca materi kursus setelah ada waktu senggang. Saking fleksibelnya, training online bisa dilakukan sambil mengerjakan pekerjaan lain, bahkan sambil memasak atau mencuci.

3. Hemat


Coba bayangkan, Mak! Kalau ikut kursus kan ada biaya pendaftaran, biaya kursus per bulan, lalu biaya transportasi menuju dan pulang tempat kursus. Belum biaya lain-lain jika ada praktiknya. Sedangkan training online, tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi. Rata-rata untuk sesi dasar training online, Emak cukup transfer seratus ribu rupiah. Kelas online berlangsung sekitar satu sampai dua jam. Ditambah pendampingan oleh penyelenggara selama satu atau dua minggu. Jika dibandingkan dengan training offline, yang online tetap lebih hemat. Apalagi kadang ada training online yang tidak berbayar alias gratis.



4. Pilihan Training Beragam


Banyak macam training online yang ditawarkan, mulai kelas menulis, kelas bisnis, kelas memasak, dan kelas MC. Penyelenggaranya pun banyak, tinggal cari di internet sesuai minat Emak.

 

Baca juga : Syafakallah atau syafakillah, Bagaimana Pengucapan yang Benar?

5. Ada Komunitas yang Mendukung


Setelah mengikuti training online, Emak akan terhubung dengan orang-orang yang memiliki minat sama. Dari teman-teman baru ini, Emak bisa mendapat informasi tentang training lanjutan, kelompok atau komunitas dengan minat tertentu, yang bisa jadi ajang praktik dan pengayaan ilmu yang baru saja Emak dapat

6. Jaringan Makin Luas

Terhubung dengan banyak orang dengan minat yang sama, otomatis jaringan kita makin luas pula. Makin luasnya jaringan ini tentu akan bermanfaat untuk menambah rasa percaya diri dan makin terbukanya peluang untuk berkembang

 

7. Sumber Penghasilan Tambahan


Ini yang lebih menggiurkan, Emak akan punya peluang lebih besar untuk mendapat  tambahan. Setelah mengikuti training online, mempraktikkan ilmunya, memperluas jaringan orang-orang yang punya minat yang sama, kemudian komunitas ini akan jadi pangsa pasar baru dari Emak.
Emak Pintar, itulah 7 alasan mengapa training online bisa dijadikan pilihan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan. Ayo, mak! pilih training sesuai dengan minat, lalu berkembanglah setelahnya.
* Artikel ini telah dimuat pada web Emak Pintar pada Oktober 2018.